Rabu, 23 Juli 2014

Lelah Merindumu




Dear Langgeng,
aku kangen kamu,

Kenapa air mata ini selalu jatuh saat aku merasakan rindu ini, kenapa semua perasaan ragu ragu itu membuat aku ingat semua tentang kamu. Kapan ? kapan, aku mulai bisa lepas dari semua hal tentang kamu ?


Kapan ? kapan, kenyataan yang bilang kalau aku sudah bisa lepasin kamu, kalau aku sudah bisa relain kamu, dan kalau aku sudah ikhlasin kamu .. kenapa ? kenapa, saat sebuah perasaan ragu, saat semua perasaan bimbang, yang muncul difikiran ku adalah, aku rindu akan sosokmu, aku rindu dekapan hangatmu.


Rasanya aku sudah tak bisa menahan rindu ini lebih dalam, hanya dengan curhatan ini, semua perasaan rindu padamu sedikit berkurang,, aku harap jika kamu sudah kembali dari jambi, kamu bisa mengerti betapa aku merindukan kamu selama 7 bulan itu, betapa aku menginginkan hadirnya kamu selama pendidikanmu disana, dan betapa aku berharap kamu kembali untuk memenangkan hati ini, saat kamu mulai meninggalkanku dulu.


Aku lelah, aku jenuh, aku bosan, dengan semua curhatan ku yang intinya hanya merindukan sosok kamu. Tapi inilah yg aku rasakan, tak bisa aku menahannya, tak bisa aku ungkapkan padamu, hanya doaku yg bisa menyampaikan sedikit rasa rindu yang luar biasa ini. Aku lelah, aku menyerah, sampai saat ini, aku belum bisa menemukan seorang sosok yang bisa menggantikanmu.


Kamu memang tak sempurna, kamu memang terlalu sering menyakitiku,, tapi kamu telah mebuat hati ini nyaman dengan semua tingkahmu, dan kamu telah membuat perasaan ini bangga pernah memiliki kamu..
Jika kamu, mempunyai sebuah alasan atau cara agar aku bisa melupakan kamu, dan mendapatkan sosok yang lebih dari kamu,, tolong, tolong ajarkan aku,, bagaimana cara mengubah semua perasaan ini padamu, seperti kamu yang dengan mudahnya mendapatkan penggantiku dulu..


Aku hanyalah seorang wanita yang jika sudah merasakan kenyamanan dengan seorang pria, maka sulit bagiku untuk melepaskan atau melupakan pria tersebut, apapun kekurangan dan kelemahan pria tersebut, aku akan menerima dengan apa adanya..

kangen sebuah perjalanan yang dimulai 19 okt 2013

Tidak ada komentar:

Posting Komentar